Friday, January 15, 2010

AL-MUTAFFIFIN




وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ
[1] Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُواْ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
[2] Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
[3] Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.

أَلَا يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ
[4] Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?

لِيَوْمٍ عَظِيمٍ
[5] Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
[6] Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ
[7] Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam "Sijjiin".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ
[8] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia "Sijjiin" itu,

كِتَابٌ مَّرْقُومٌ
[9] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ
[10] Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan -

الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ
[11] Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.

وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
[12] Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!

إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ
[13] (Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:" Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!"

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
[14] Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.

كَلَّا إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ
[15] Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.

ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُوا الْجَحِيمِ
[16] Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.

ثُمَّ يُقَالُ هَذَا الَّذِي كُنتُم بِهِ تُكَذِّبُونَ
[17] Akhirnya dikatakan (kepada mereka): "Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu."

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ
[18] Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam" Illiyiin".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا عِلِّيُّونَ
[19] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Illiyiin" itu?

كِتَابٌ مَّرْقُومٌ
[20] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,

يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ
[21] Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
[22] Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ
[23] Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).

تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ
[24] Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.

يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ
[25] Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,

خِتَامُهُ مِسْكٌ وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ
[26] Meterainya kasturi; - dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;

وَمِزَاجُهُ مِن تَسْنِيمٍ
[27] Dan campuran minuman itu adalah dari "Tasnim":

عَيْناً يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ
[28] laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).

إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُواْ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ
[29] Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.

وَإِذَا مَرُّواْ بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ
[30] Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).

وَإِذَا انقَلَبُواْ إِلَى أَهْلِهِمُ انقَلَبُواْ فَكِهِينَ
[31] Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;

وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَؤُلَاء لَضَالُّونَ
[32] Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: "Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!"

وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ
[33] Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُواْ مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
[34] Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ
[35] Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).

هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ
[36] (Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): "Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?"

0 comments:

Post a Comment

PROMOSI BLOG